SOCDEMPOST.ID

Klik ide-Sebar Makna-Rebut Perubahan

Advertisement

IPMA Sagea-Kiya Tolak Penetapan PJS PB Mahasiswa Fagogoru Se-Indonesia, Dinilai Cederai Demokrasi Mahasiswa

Socdempost.id – Ketua Umum IPMA Sagea-Kiya, Nurhani Yunus, menolak penetapan PJS terpilih PB Mahasiswa Fagogoru Se-Indonesia yang dinilai tidak sesuai dengan mekanisme organisasi kemahasiswaan. Ia meminta pihak terkait segera memberikan klarifikasi resmi atas proses pelantikan yang mengatasnamakan mahasiswa Fagogoru se-Indonesia tersebut. (Minggu, 10/5/2026)

Menurutnya, proses pemilihan dilakukan tanpa pemberitahuan maupun undangan resmi kepada OKK dan unsur mahasiswa yang memiliki kewenangan dalam forum organisasi. Hal itu dinilai mencederai nilai demokrasi mahasiswa, transparansi, serta semangat musyawarah yang selama ini dijunjung dalam organisasi kemahasiswaan.

“Kami menilai proses ini cacat prosedural karena tidak melibatkan unsur-unsur mahasiswa dan organisasi yang semestinya hadir dalam agenda pemilihan. Tidak ada pemberitahuan resmi kepada pihak-pihak terkait,” tegas Nurhani Yunus.

Baca Juga :  Luka Dan Duka Yang Tak Pernah Usai Dibumi Fagogoru 

Ia juga menyoroti proses pelantikan yang berlangsung secara tertutup tanpa komunikasi resmi kepada organisasi mahasiswa Fagogoru lainnya. Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan mahasiswa karena keputusan penting organisasi diambil tanpa ruang partisipasi bersama.

“Sejauh ini tidak ada pemberitahuan maupun undangan resmi yang diberikan kepada kami. Ini menjadi sesuatu yang janggal dan patut dipertanyakan. Jangan sampai ada kepentingan pribadi yang mengatasnamakan mahasiswa Fagogoru demi tujuan tertentu,” ujarnya.

Nurhani Yunus menegaskan bahwa organisasi mahasiswa harus dijalankan berdasarkan prinsip demokrasi, keterbukaan, dan persetujuan bersama sebagaimana semangat kebebasan berorganisasi yang dijamin dalam Pasal 28E ayat (3) UUD 1945. Ia juga menilai proses tersebut bertentangan dengan nilai musyawarah dan partisipasi yang menjadi dasar gerakan mahasiswa.

Baca Juga :  Talaga Rano: Ketika Energi Hijau Bertabrakan dengan Jiwa Adat

Karena itu, pihaknya meminta agar penetapan PJS terpilih segera diklarifikasi secara terbuka agar tidak menimbulkan perpecahan di kalangan mahasiswa Fagogoru se-Indonesia serta demi menjaga marwah organisasi mahasiswa HIPMI Halteng-Haltim.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PJS terpilih PB Mahasiswa Fagogoru Se-Indonesia belum memberikan tanggapan resmi terkait penolakan tersebut (red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *