Socdempost.id — Halmahera Utara — Kecelakaan laut terjadi di perairan depan Pulau Lebeno, Desa Salube, Kecamatan Loloda Kepulauan, Sabtu sore sekitar pukul 16.00 WIT. Sebuah perahu fiber bermesin 15 PK yang mengangkut delapan orang terbalik setelah dihantam gelombang tinggi. Satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut. (Sabtu, 18/04/2026)
Korban meninggal diketahui bernama Darma Hi. Soleman (66), warga Desa Salube yang juga merupakan motoris perahu tersebut. Ia sebelumnya sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Berdasarkan keterangan korban selamat, perahu berangkat dari Desa Salube sekitar pukul 15.00 WIT menuju kebun di kawasan Selat Lebeno. Saat keberangkatan, cuaca masih dalam kondisi stabil. Namun, setibanya di sekitar pantai Lebeno, cuaca berubah secara tiba-tiba disertai gelombang besar.
Kondisi tersebut membuat perahu oleng sebelum akhirnya terbalik setelah dihantam ombak. Tujuh penumpang berhasil menyelamatkan diri dari kejadian tersebut.
Ketujuh korban selamat masing-masing adalah Dula Rasaji (48), Sania Marau (44), Buang Hakim (26), Fadel Hakim (28), Suratman Malang (25), Julhan (24), dan Ridwan Danodasim (25).
Informasi kejadian ini baru diterima oleh pihak keluarga dan pemerintah desa sekitar pukul 19.00 WIT. Kepala Desa Salube kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada Bhabinkamtibmas setempat.
Menindaklanjuti laporan itu, aparat bersama warga langsung menuju lokasi kejadian dengan menggunakan empat perahu fiber untuk melakukan pencarian dan evakuasi. Namun, proses pencarian sempat dihentikan pada pukul 22.00 WIT karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
Pencarian kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 01.00 WIT oleh warga dengan menyisir lokasi melalui jalur laut dan darat. Dalam proses tersebut, korban Darma Hi. Soleman akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Diketahui, lokasi kejadian berada sekitar 100 meter dari bibir pantai. Hingga saat ini, seluruh korban telah berhasil dievakuasi. (*)

















Leave a Reply