SOCDEMPOST.ID— Morotai, Maluku Utara— Solidaritas Pelajar Mahasiswa Morotai Timur Maluku Utara (SPMMT-MU) kembali melayangkan kritik keras kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, khususnya instansi terkait seperti Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, atas dugaan kelalaian dalam menangani kerusakan infrastruktur jalan di Pulau Morotai. (Selasa, 7/04/2026)
Ketua Umum SPMMT-MU, M. Rijwal Pina, dalam pernyataan resminya menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi jalan rusak belum mendapatkan penanganan serius. Kerusakan tersebut terjadi di sejumlah titik, terutama di Desa Sambiki Baru, Kecamatan Morotai Timur, serta beberapa wilayah lain, termasuk di dalam Kota Daruba.
Ironisnya, perbaikan jalan di beberapa titik justru dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat. Padahal, jalan tersebut berstatus sebagai jalan nasional yang seharusnya menjadi tanggung jawab penuh pemerintah.
“Fakta bahwa masyarakat harus turun tangan sendiri memperbaiki jalan menunjukkan adanya kegagalan nyata pemerintah dalam menjalankan kewajibannya,” tegas Rijwal dalam pernyataan tersebut.
Ia juga menyoroti bahwa hingga kini belum terlihat adanya langkah konkret maupun kehadiran langsung dari pihak terkait untuk meninjau kondisi di lapangan. Situasi ini dinilai sebagai bentuk pembiaran yang mencerminkan kurangnya kepedulian terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut-larut tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
“Atas dasar itu, kami mendesak pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten untuk segera bertindak cepat dan nyata. Jangan menunggu korban jatuh baru dilakukan perbaikan,” lanjutnya.
SPMMT-MU juga menegaskan bahwa pemerintah harus segera turun ke lapangan, melakukan evaluasi menyeluruh, serta merealisasikan perbaikan jalan secara berkelanjutan.
“Keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab negara dan tidak boleh dialihkan kepada warga. Tanggung jawab tetap tanggung jawab,” tutupnya. (Red)


















Leave a Reply