SocDempost Id. — Ikatan Pelajar Keluarga Besar Waigay (IPKBW) Kecamatan Sulabesi Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, sukses menggelar turnamen Ramadhan Cup I yang berlangsung di Desa Waigay. Kegiatan ini menjadi ajang olahraga perdana yang diselenggarakan organisasi pelajar tersebut selama bulan suci Ramadhan.
Pembukaan turnamen dilaksanakan pada Kamis, 5 Maret, (kemarin). dan dihadiri oleh pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta para pemuda setempat yang turut memeriahkan acara pembukaan.
Dalam keterangannya, Ketua Umum IPKBW, Abadi Leko, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa Ramadhan Cup tidak hanya sekadar pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan antar pemuda sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda Desa Waigay.
“Harapan kami, seluruh tim dapat menjunjung tinggi sportivitas dan menampilkan permainan terbaik. Turnamen ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para pemuda Desa Waigay untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga, khususnya sepak bola,” ujar Abadi.
Menurutnya, melalui kompetisi seperti ini para pemain muda dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti turnamen pada tingkat yang lebih tinggi, mulai dari kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.
Abadi juga menyatakan keyakinannya bahwa pemuda Desa Waigay memiliki potensi besar untuk bersaing di dunia olahraga jika terus dibina melalui kegiatan positif seperti turnamen Ramadhan Cup.
“Saya percaya pemuda Desa Waigay mampu bersaing dan membawa nama desa ini ke level yang lebih tinggi. Semoga dari pertandingan yang dimulai hari ini lahir pemain-pemain terbaik yang kelak bisa mengharumkan nama daerah,” tambahnya.
Turnamen Ramadhan Cup I ini pun diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga desa sekaligus ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan semangat kompetisi secara sehat.
Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi pada pertandingan pembuka, Ramadhan Cup I di Desa Waigay kini mulai melukis cerita baru tentang kebersamaan, sportivitas, dan harapan bagi masa depan olahraga desa. (Red)









Leave a Reply