SOCDEMPOST.ID

Klik ide-Sebar Makna-Rebut Perubahan

Advertisement

Mahasiswa KKN Unkhair Kelurahan Dokiri Dorong Peran Keluarga Melalui Penyuluhan Cinta Al-Qur’an

Socdempost id. Dokiri – Di tengah derasnya arus perkembangan teknologi yang kian menyita perhatian anak-anak, peran keluarga sebagai benteng utama pembentukan karakter kembali ditegaskan melalui kegiatan penyuluhan bertajuk “Peran Orang Tua dalam Mendorong Anak Mencintai dan Membaca Al-Qur’an” yang diselenggarakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelurahan Dokiri bekerja sama dengan Pemerintah Kelurahan Dokiri, tokoh agama, dan masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi para orang tua untuk memperkuat kesadaran bahwa keluarga merupakan madrasah pertama sekaligus fondasi utama dalam membangun generasi yang berakhlak, berkarakter, dan dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang, penanaman kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini dinilai sebagai investasi moral yang akan membentuk arah kehidupan anak di masa depan.

Baca Juga :  Ketua KPMF FIB Unkhair Ungkap Dugaan Tekanan dan Ancaman Terkait Perpanjangan Pendaftaran Calon BEM

Dalam penyuluhan itu, peserta dibekali berbagai pendekatan praktis mengenai cara membangun budaya membaca Al-Qur’an di lingkungan keluarga. Mulai dari menciptakan suasana belajar yang nyaman, memberikan motivasi tanpa tekanan, hingga pentingnya pendampingan yang dilakukan secara konsisten. Para orang tua juga didorong untuk menjadi teladan dengan membiasakan membaca Al-Qur’an bersama anak sebagai bagian dari rutinitas keluarga.

Koordinator Mahasiswa KKN Kelurahan Dokiri menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan Al-Qur’an tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada guru mengaji maupun lembaga pendidikan keagamaan. Menurutnya, keberhasilan tersebut justru sangat ditentukan oleh keterlibatan aktif orang tua dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak akan lebih mudah mencintai Al-Qur’an ketika melihat orang tuanya lebih dahulu menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian dari kehidupan. Keteladanan, perhatian, dan pendampingan yang berkelanjutan merupakan fondasi utama dalam membentuk kebiasaan membaca Al-Qur’an sejak dini,” ujarnya.

Baca Juga :  Mahasiswa KKSD UMMU Kel.9 Sukses Gelar Sosialisasi Edukasi Internet Sehat di SMP Muhammadiyah 1 Kota Ternate

Sementara itu, tokoh agama yang hadir sebagai narasumber menekankan bahwa membaca Al-Qur’an bukan sekadar kemampuan melafalkan ayat demi ayat, tetapi juga menjadi jalan untuk membangun kepribadian yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Karena itu, orang tua diharapkan tidak hanya mengajarkan anak membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga membimbing mereka memahami serta mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya pola pendampingan keluarga dalam proses pendidikan Al-Qur’an. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga dan membangun lingkungan yang religius.

Melalui penyuluhan tersebut, mahasiswa KKN Kelurahan Dokiri menegaskan bahwa membangun generasi Qur’ani bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, melainkan memerlukan kolaborasi yang erat antara keluarga, masyarakat, dan tokoh agama. Sinergi inilah yang diyakini mampu melahirkan generasi yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.

Baca Juga :  KKSD Kelompok II UMMU Gelar Rapat Bersama Masyarakat Desa Todapa

Penyuluhan ini sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Lebih dari sekadar program kerja KKN, kegiatan tersebut mencerminkan komitmen untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis keluarga, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta mempersiapkan generasi yang berintegritas dan berakhlak mulia sebagai fondasi pembangunan bangsa.(Red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *